Lirik Konsep Rumah Sustainable Architecture, Grand Petruk Adakan Webinar

Malang – Sabtu, 27 Maret 2021 Grand Petruk adakan Webinar Vol.2 berjudul Planning and Building Sustainable Architecture yang berlangsung via Zoom Meet. Tujuan diadakannya webinar kali ini adalah memperkaya pengetahuan mengenai Sustainable Architecure dari pandangan arsitek.

Dua arsitek populer yang berasal dari Bandung dan Sidoarjo, yaitu Yu Sing dan Andi Rahman menjadi pemateri pada webinar yang dimulai pada jam 13.00 WIB sampai dengan 15.30 WIB. Sementara moderator dari webinar adalah Nanda Farrel, sebagai perwakilan Grand Petruk. Terdapat 200 peserta dari berbagai profesi dan daerah di Indonesia.

Farrel beranggapan bahwa istilah Sustainable Architecture sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Namun juga menimbulkan pertanyaan, apakah pemahaman masyarakat sudah benar?. Sehingga Andy menjelakan prinsip dasar Sustainable Architecture berikut.

“Prinsip dasar Sustainable Architecture adalah menggunakan material dan pekerja setempat, sehingga energi yang dipakai ketika pembangunan dan maintenance rendah”. Jelas Andy.

Peserta webinar bersama dengan pemateri dan manajemen Grand Petruk dalam Webinar Planning and Building Sustainable Architecture (27/3/21).

Sementara Yu Sing lebih mempertegas mengenai reduksi energi pada sustainable building. Menurutnya, pembangunan yang lestari merupakan yang memakai nol energi pada saat pembangunan, sehingga akan dulit jika ditepkan pada perumahan.

“Akan sulit jika suatu perumahan menerapkan keberlanjutan dan  lestari dalam konsep Sustainable. Karena hal yang harus dilakukan adalah membuat bangunan tersebut memproduksi energi yang sama pada saat konstruksi.”. Tegas Yu Sing.

Farrel pun menyatakan keinginannya untuk membuat produk yang menerapkan konsep Sustainable Architecture, meskipun dengan banyak tantangan yang ada. Paling tidak bangunan tersebut menerapkan konsep Green Building.

Dalam Perbandingan reduksi energi, Green Building mereduksi energi sebanyak 40% sampai 50%. Sementara Sustainable Building, zero energi.

Pada akhir acara, terdapat kesepahaman bersama bahwa Sustainable Architecture memang sulit untuk direalisasikan, sehingga yang dapat dilakukan sekarang adalah meminimalisir kerusakan yang terjadi akibat pembangunan. Serta tidak lupa mempertimbangkan keberlanjutan dari ekosistem yang sudah ada bahkan sebelum melaksanakan pembangunan.

Drupadi
Tipe Ruko
Mulai dari
Rp 750.000.000
Lihat Detil

Berita Terbaru